responsif teks foto

Khamis, 8 Disember 2011

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah


Kahbah


Oleh: Michael H. Hart, 1978

Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebahagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik dilihat dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.
 
Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar. 

Sebagian besar dari orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung karana lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bahagian agak selatan Jazirah Arabia, suatu tempat yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Menjadi yatim-piatu pada umur enam tahun, dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati. Sumber-sumber Islam menyebutkan bahwa Muhamnmad seorang buta huruf. Keadaan ekonominya baru mulai membaik di umur dua puluh lima tahun tatkala dia kahwin dengan seorang janda berada. Bagaimanapun, sampai mendekati umur empat puluh tahun nyaris tak tampak petunjuk keluarbiasaannya sebagai manusia. 

Umumnya, bangsa Arab saat itu tak memeluk agama tertentu kecuali penyembah berhala Di kota Mekkah ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Agama Yahudi dan Nasrani, dan besar kemungkinan dari merekalah Muhammad untuk pertama kali mendengar perihal adanya satu Tuhan Yang Mahakuasa, yang mengatur seantero alam. Tatkala dia berusia empat puluh tahun, Muhammad yakin bahwa Tuhan Yang Maha Esa ini menyampaikan sesuatu kepadanya dan memilihnya untuk jadi penyebar kepercayaan yang benar. 

Selama tiga tahun Muhammad hanya menyebar agama terbatas pada kawan-kawan dekat dan kerabatnya. Baru tatkala memasuki tahun 613 dia mulai tampil di depan publik. Begitu dia sedikit demi sedikit punya pengikut, penguasa Mekkah memandangnya sebagai orang berbahaya, pembikin onar. Di tahun 622, cemas terhadap keselamatannya, Muhammad berhijrah ke Madinah, kota di utara Mekkah berjarak 200 mil. Di kota itu dia ditawari posisi kekuasaan politik yang cukup meyakinkan. 

Peristiwa hijrah ini merupakan titik balik penting bagi kehidupan Nabi. Di Mekkah dia susah memperoleh sejumlah kecil pengikut, dan di Madinah pengikutnya makin bertambah sehingga dalam tempo cepat dia dapat memperoleh pengaruh yang menjadikannya seorang pemegang kekuasaan yang sesungguhnya. Pada tahun-tahun berikutnya sementara pengikut Muhammad bertumbuhan bagai jamur, serentetan pertempuran pecah antara Mektah dan Madinah. Peperangan ini berakhir tahun 630 dengan kemenangan pada pihak Muhammad, kembali ke Mekkah selaku penakluk. Sisa dua setengah tahun dari hidupnya dia menyaksikan kemajuan luar-biasa dalam hal cepatnya suku-suku Arab memeluk Agama Islam. Dan tatkala Muhammad wafat tahun 632, dia sudah memastikan dirinya selaku penguasa efektif seantero Jazirah Arabia bahagian selatan. 

Suku Badewi punya tradisi turun-temurun sebagai prajurit-prajurit yang tangguh dan berani. Tapi, jumlah mereka tidaklah banyak dan senantiasa tergoda perpecahan dan saling melabrak satu sama lain. Itu sebabnya mereka tidak bisa mengungguli tentara dari kerajaan-kerajaan yang mapan di daerah pertanian di belahan utara. Tapi, Muhammadlah orang pertama dalam sejarah, berkat dorongan kuat kepercayaan kepada keesaan Tuhan, pasukan Arab yang kecil itu sanggup melakukan serentetan penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Di sebelah timurlaut Arab berdiri Kekaisaran Persia Baru Sassanids yang luas. Di baratlaut Arabia berdiri Byzantine atau Kekaisaran Romawi Timur dengan Konstantinopel sebagai pusatnya. 

Ditilik dari sudut jumlah dan ukuran, jelas Arab tidak bakal mampu menghadapinya. Namun, di medan pertempuran, pasukan Arab yang membara semangatnya dengan sapuan kilat dapat menaklukkan Mesopotamia, Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman Kekaisaran Byzantine, dan sementara itu balatentara Persia dihajar dalam pertempuran yang amat menentukan di Qadisiya tahun 637 dan di Nehavend tahun 642. 

Tapi, penaklukan besar-besaran --di bawah pimpinan sahabat Nabi dan penggantinya Abu Bakr dan Umar ibn al-Khattab-- itu tidak menunjukkan tanda-tanda stop sampai di situ. Pada tahun 711, pasukan Arab telah menyapu habis Afrika Utara hingga ke tepi Samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok ke utara dan menyeberangi Selat Gibraltar dan melabrak kerajaan Visigothic di Spanyol. 

Sepintas lalu orang mesti mengira pasukan Muslim akan membabat habis semua Nasrani Eropa. Tapi pada tahun 732, dalam pertempuran yang masyhur dan dahsyat di Tours, satu pasukan Muslimin yang telah maju ke pusat negeri Perancis pada akhirnya dipukul oleh orang-orang Frank. Biarpun begitu, hanya dalam tempo secuwil abad pertempuran, orang-orang Bedewi ini -dijiwai dengan ucapan-ucapan Nabi Muhammad- telah mendirikan sebuah empirium membentang dari perbatasan India hingga pasir putih tepi pantai Samudera Atlantik, sebuah empirium terbesar yang pernah dikenal sejarah manusia. Dan di mana pun penaklukan dilakukan oleh pasukan Muslim, selalu disusul dengan berbondong-bondongnya pemeluk masuk Agama Islam. 

Ternyata, tidak semua penaklukan wilayah itu bersifat permanen. Orang-orang Persia, walaupun masih tetap penganut setia Agama Islam, merebut kembali kemerdekaannya dari tangan Arab. Dan di Spanyol, sesudah melalui peperangan tujuh abad lamanya akhirnya berhasil dikuasai kembali oleh orang-orang Nasrani. Sementara itu, Mesopotamia dan Mesir dua tempat kelahiran kebudayaan purba, tetap berada di tangan Arab seperti halnya seantero pantai utara Afrika. Agama Islam, tentu saja, menyebar terus dari satu abad ke abad lain, jauh melangkah dari daerah taklukan. Umumnya jutaan penganut Islam bertebaran di Afrika, Asia Tengah, lebih-lebih Pakistan dan India sebelah utara serta Indonesia. Di Indonesia, Agama Islam yang baru itu merupakan faktor pemersatu. Di anak benua India, nyaris kebalikannya: adanya agama baru itu menjadi sebab utama terjadinya perpecahan.
 
Apakah pengaruh Nabi Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah ummat manusia? Seperti halnya lain-lain agama juga, Islam punya pengaruh luar biasa besarnya terhadap para penganutnya. Itu sebabnya mengapa penyebar-penyebar agama besar di dunia semua dapat tempat dalam buku ini. Jika diukur dari jumlah, banyaknya pemeluk Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama Islam, dengan sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad lebih tinggi dari Nabi Isa dalam daftar. Ada dua alasan pokok yang jadi pegangan saya. Pertama, Muhammad memainkan peranan jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan Nabi Isa terhadap Agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran pokok moral dan etika Kristen (sampai batas tertentu berbeda dengan Yudaisme), St. Paul merupakan tokoh penyebar utama teologi Kristen, tokoh penyebarnya, dan penulis bahagian terbesar dari Perjanjian Lama. 

Sebaliknya Muhammad bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam tapi sekaligus juga terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia "pencatat" Kitab Suci Al-Quran, kumpulan wahyu kepada Muhammad yang diyakininya berasal langsung dari Allah. Sebagian terbesar dari wahyu ini disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyangkan tak lama sesudah dia wafat. Al-Quran dengan demikian berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad serta ajaran-ajarannya karena dia bersandar pada wahyu Tuhan. Sebaliknya, tak ada satu pun kumpulan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran Isa yang masih dapat dijumpai di masa sekarang. Karena Al-Quran bagi kaum Muslimin sedikit banyak sama pentingnya dengan Injil bagi kaum Nasrani, pengaruh Muhammad dengan perantaraan Al-Quran teramatlah besarnya. Kemungkinan pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia Kristen digabung jadi satu. Diukur dari semata mata sudut agama, tampaknya pengaruh Muhammad setara dengan Isa dalam sejarah kemanusiaan. 

Lebih jauh dari itu (berbeda dengan Isa) Muhammad bukan semata pemimpin agama tapi juga pemimpin duniawi. Fakta menunjukkan, selaku kekuatan pendorong terhadap gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab, pengaruh kepemimpinan politiknya berada dalam posisi terdepan sepanjang waktu. 

Dari pelbagai peristiwa sejarah, orang bisa saja berkata hal itu bisa terjadi tanpa kepemimpinan khusus dari seseorang yang mengepalai mereka. Misalnya, koloni-koloni di Amerika Selatan mungkin saja bisa membebaskan diri dari kolonialisme Spanyol walau Simon Bolivar tak pernah ada di dunia. Tapi, misal ini tidak berlaku pada gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab. Tak ada kejadian serupa sebelum Muhammad dan tak ada alasan untuk menyangkal bahwa penaklukan bisa terjadi dan berhasil tanpa Muhammad. Satu-satunya kemiripan dalam hal penaklukan dalam sejarah manusia di abad ke-13 yang sebagian terpokok berkat pengaruh Jengis Khan. Penaklukan ini, walau lebih luas jangkauannya ketimbang apa yang dilakukan bangsa Arab, tidaklah bisa membuktikan kemapanan, dan kini satu-satunya daerah yang diduduki oleh bangsa Mongol hanyalah wilayah yang sama dengan sebelum masa 

Jengis Khan 

Ini jelas menunjukkan beda besar dengan penaklukan yang dilakukan oleh bangsa Arab. Membentang dari Irak hingga Maroko, terbentang rantai bangsa Arab yang bersatu, bukan semata berkat anutan Agama Islam tapi juga dari jurusan bahasa Arabnya, sejarah dan kebudayaan. Posisi sentral Al-Quran di kalangan kaum Muslimin dan tertulisnya dalam bahasa Arab, besar kemungkinan merupakan sebab mengapa bahasa Arab tidak terpecah-pecah ke dalam dialek-dialek yang berantarakan. Jika tidak, boleh jadi sudah akan terjadi di abad ke l3. Perbedaan dan pembagian Arab ke dalam beberapa negara tentu terjadi -tentu saja- dan nyatanya memang begitu, tapi perpecahan yang bersifat sebagian-sebagian itu jangan lantas membuat kita alpa bahwa persatuan mereka masih berwujud. Tapi, baik Iran maupun Indonesia yang kedua-duanya negeri berpenduduk Muslimin dan keduanya penghasil minyak, tidak ikut bergabung dalam sikap embargo minyak pada musim dingin tahun 1973 - 1974. Sebaliknya bukanlah barang kebetulan jika semua negara Arab, semata-mata negara Arab, yang mengambil langkah embargo minyak. 

Jadi, dapatlah kita saksikan, penaklukan yang dilakukan bangsa Arab di abad ke-7 terus memainkan peranan penting dalam sejarah ummat manusia hingga saat ini. Dari segi inilah saya menilai adanya kombinasi tak terbandingkan antara segi agama dan segi duniawi yang melekat pada pengaruh diri Muhammad sehingga saya menganggap Muhammad dalam arti pribadi adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia. 

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982
PT. Dunia Pustaka Jaya
Jln. Kramat II, No. 31A
Jakarta Pusat

Tokoh-tokoh lain sila Download  : Klick disini

Jumaat, 2 Disember 2011

Ceramah Agama: Ceramah Maal Hijrah 1433H

Poster Jemputan
Dato' Abu Hassan Din


Penceramah : Ybhg. Dato'Abu Hassan Din Al-Hafiz

Tajuk :  "Berhijrah Bahagiakan Keluarga"

Tarikh : 7 Dis 2011 (Rabu)

Masa  : 9.00 Malam

Tempat : Dataran Residen, Kuala Lipis

MUSLIMIN DAN MUSLIMAT DIJEMPUT HADIR BERSAMA KELUARGA

Ahad, 27 November 2011

Ceramah Politik : Mohd Sabu


Ceramah Politik

Buku Jingga
Bajet 2012
Mat Indera

Penceramah :  Mohd Sabu (Timbalan Presiden PAS)

Tarikh : 28 Nov 2011

Masa : 0900 Malam

Tempat : Kampung Berchang Kuala Lipis Pahang


ANDA DIJEMPUT HADIR

Khamis, 24 November 2011

PROGRAM LATIHAN 1 MALAYSIA

Plan lokasi

HARI TERBUKA KOLEJ KOMUNITI LIPIS

ANJURAN : KOLEJ KOMUNITI LIPIS BERSAMA AHLI PARLIMAN LIPIS

TARIKH : 29 NOV 2011 (SELASA) DI KOLEJ KOMUNITI LIPIS
                 30 NOV 2011 (RABU) DI DEWAN RESIDEN

               DIRASMI OLEH : Y.B.DATO' DR. MOHAMAD SHAHRUM B OSMAN

ORANG RAMAI DI JEMPUT HADIR


Sabtu, 19 November 2011

Tanaman Koko: Pendapatan Sampingan


Resit jualan koko
Tanaman Koko

Koko merupakan satu tanaman yang boleh menghasilkan pendapatan sampingan.  Kalau  ditanam  50 pokok dibelakang rumah setelah dijaga seperti membaja, memangkas ianya menambah duit poket.  Kerajaan melalui Lembaga Koko Malaysia telah mengadakan program ‘Koko Untuk Rakyat’ yang bertujuan mengalak rakyat Malaysia menanam tanaman tersebut.  Mengikut kajian, 25 biji buah boleh menghasilkan 1 kg biji koko kering.  1 kg  koko kering berharga RM 7.50. Jika ada 30 kg dapatlah RM 225.00.

Maklumat Koko di Indonesia

Rabu, 16 November 2011

Ceramah Politik


PENCERAMAH : SUHAIMI SAAD (KETUA PENERANGAN PAS PAHANG)

TARIKH : 19 NOV 2011 (SABTU)

MASA : 9.00 MALAM

TEMPAT : RUMAH SAHUDIN KAMPUNG LADA KERING KECAU  LIPIS

"ANDA DIJEMPUT HADIR MENDENGAR"

Jumaat, 11 November 2011

Rancangan Tempatan Daerah Lipis


 aktiviti menarik di Lipis
Permandangan Sungai Jelai dan Bandar Lipis
Rancangan Tempatan Daerah Lipis merupakan satu dokumen perancangan yang menyatakan semua cadangan pembangunan gunatanah dan fizikal secara terperinci Daerah Lipis sehingga tahun 2020. Penyediaan Rancangan Tempatan Daerah Lipis(RTDL) merupakan peringkat ketiga dalam sistem perancangan gunatanah selepas Rancangan Fizikal Negara dan Rancangan Struktur Negeri Pahang. Laporan ini menyediakan panduan kepada pihak Majlis Daerah Lipis (MDL) dan agensi-agensi kerajaan lain yang terlibat di dalam melaksanakan cadangan-cadangan yang dikemukakan di dalam RTDL. Ia mengenalpasti program, projek pembangunan, kaedah dan kos pelaksanaan serta agensi pelaksana.

Daerah Lipis berkeluasan 540,778 hektar yang mana gunatanah utama adalah pertanian dan hutan simpan. Daerah Lipis merangkumi sepuluh mukim dengan mukim yang terbesar adalah Mukim Ulu Jelai dan mukim yang terkecil adalah Mukim Budu. Kawasan petempatan utama adalah Bandar Kuala Lipis, Benta, Padang Tengku, Sg. Koyan, Kerambit, Mela dan Merapoh. Daerah Lipis merupakan sebuah daerah yang terletak di Koridor Utara Pahang yang aktiviti ekonominya tertumpu kepada aktiviti pertanian, perlombongan dan pelancongan alam semulajadi.

Daerah Lipis terletak dalam lingkaran Central Gold Belt Semenanjung Malaysia dan mempunyai kawasan perlombongan emas yang masih aktif di Penjom dan Selinsing. Lipis juga kaya dengan keindahan khazanah semulajadi kerana mempunyai Taman Negara Pahang Sg. Relau, Hutan Lipur Terenggun, Taman Rimba Kenong dan terdapat lebih tiga puluh buah gua batu kapur yang berpotensi untuk dimajukan sebagai Taman Geopark Negara. Keunikan khazanah semulajadi diintegrasikan dengan kesenian warisan peninggalan sejarah menjadi daya tarikan pelancong ke Daerah Lipis. Sinonim dengan imej Bandar Warisan Sejarah dan bekas Ibu Negeri Pahang (1898-1955), Daerah Lipis juga segar dengan kemahsyuran tokoh negara yang menjadi ikon kebanggaan Lipis iaitu Tan Sri Ghazali Shafie, Dato’ Siti Nurhaliza Tarudin dan Chef Wan Ismail.

Matlamat dan objektif pembangunan Daerah Lipis adalah “Menjadikan Daerah Lipis Dengan Persekitaran Yang Bersih, Indah, Bercahaya Menerusi Pembangunan Yang Terancang Di Samping Mengekalkan Warisan Sejarah”. Pembangunan Daerah Lipis dirancang dengan pembangunan koridor terancang, perbandaran mampan, pengukuhan bandar warisan, memperkasa aktiviti pertanian, pengekalan kualiti alam sekitar dan mengenalpasti potensi aktiviti perlombongan emas dan memantapkan sektor pelancongan eko dan agro.

Cadangan utama RTDL antaranya ialah cadangan IPTA di Bukit Sarang, cadangan UIAM di Kg. Atong, pengindahan 14 bangunan warisan, cadangan pembangunan semula Stesen Keretapi Lipis, Cadangan Pembesaran Bandar Lipis, Pembangunan Bandar Perlombongan Penjom, Pembangunan Semula Bukit Bius dan Lipis Valley Golf Club (LVGC) dan cadangan jalan baru kesinambungan dari Cameron Highlands dengan Kg. Berchang-Kuala Lipis ke Kemaman serta cadangan jalan Central Spine Road (CSR) Fasa 3 dari Simpang Pelangai ke Gua Musang yang melalui Daerah Lipis.

Sehubungan dengan itu, orang awam, agensi kerajaan atau swasta serta pihak yang berkepentingan dijemput hadir sepanjang tempoh Rancangan Tempatan Daerah Lipis ini dipublisitikan bermula 1 November hingga 31 November 2011 untuk memberikan pandangan ulasan dan bantahan sekiranya ada untuk pemantapan kajian ini. Semakan secara online juga boleh dibuat melalui:

Komen

Menarik cadangan jalanraya Kampung Kuala Medang - Aur Gading – Cegar Perah 42km, Jalanraya Simpang Kampung Bercang – Kuala Lipis – Kemaman Terengganu, Jalan Kg Sungai Padi – Tersang Raub 11km, dan jalan Merapoh - Kg Relong 90km. Segala bantahan dan cadangan boleh dikemukaan kepada Pegawai Perancang Bandar dan Desa melalui borang yang disediakan.



http://www.mdlipis.gov.my



Peta : Rancangan Tempatan Daerah Lipis 2020






Cerita dari Lipis


Rujukan Peta



AddToAny